Sejumlah penerbangan dari dan menuju Bandara Internasional Kualanamu terdampak sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Deli Serdang, HunterXNews – Sebanyak 50 penerbangan dari dan menuju Bandara Internasional Kualanamu (KNO) mengalami pembatalan akibat dampak sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang mengganggu operasional penerbangan menuju dan dari Jakarta.
Berdasarkan pembaruan operasional hingga pukul 17.30 WIB, sejumlah penerbangan yang menghubungkan Kualanamu dengan Bandara Soekarno-Hatta (CGK) dan Bandara Halim Perdanakusuma (HLP) harus dibatalkan.
Selain pembatalan penerbangan, satu penerbangan internasional Garuda Indonesia GA89 rute Amsterdam–Soekarno-Hatta mengalami pengalihan penerbangan (diverted) akibat kondisi tersebut.
Dari daftar penerbangan terdampak, pembatalan mencakup sejumlah rute Kualanamu–Soekarno-Hatta, Soekarno-Hatta–Kualanamu, Kualanamu–Halim Perdanakusuma, Halim Perdanakusuma–Kualanamu, serta satu penerbangan rute Bandung–Kualanamu.
Meski terjadi gangguan pada sejumlah penerbangan yang terhubung dengan Jakarta, operasional Bandara Internasional Kualanamu tetap berjalan normal.

PT Angkasa Pura Aviasi terus melakukan koordinasi intensif bersama AirNav Indonesia, maskapai penerbangan, Otoritas Bandara, serta seluruh pemangku kepentingan untuk memantau perkembangan kondisi dan memastikan aspek keselamatan, keamanan, serta pelayanan penumpang tetap menjadi prioritas.
Pihak pengelola bandara mengimbau calon penumpang yang memiliki penerbangan dari maupun menuju Jakarta untuk memeriksa kembali status dan jadwal penerbangan melalui maskapai masing-masing sebelum berangkat ke bandara.
Data penerbangan terdampak masih dapat berubah mengikuti perkembangan sebaran abu vulkanik, kondisi operasional penerbangan, serta kebijakan masing-masing maskapai.
Informasi terbaru terkait operasional penerbangan di Bandara Internasional Kualanamu akan terus diperbarui sesuai kondisi terkini.(ds1)





