Medan, HunterXNews – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meminta kajian menyeluruh penanganan banjir di Kelurahan Beringin, Kecamatan Medan Selayang. Opsi yang dibahas meliputi pembangunan drainase, Parit Gergaji, hingga tanggul Sungai Babura.
Hal tersebut disampaikan Rico saat mendengarkan keluhan masyarakat dalam kegiatan Sapa Warga di Jalan Sari Rejo, Gang Sarena, Sabtu (3/10/2026).
“Pemerintah harus hadir. Tapi tidak mungkin hanya bertahan saja, harus dicarikan solusinya. Harus ada solusinya,” tegas Rico.
Menurutnya, Lingkungan 5 dan 6 berada di kawasan menyerupai cekungan. Saluran yang tersedia belum mampu menampung debit air ketika permukaan Sungai Babura naik.
Pemko Medan mengkaji pembangunan drainase dari Jalan Saudara menuju Sungai Babura serta saluran penyeberangan sebelum jembatan arah Polonia. Rico meminta perhitungan teknis dilakukan secara matang agar air tidak kembali masuk ke permukiman.
Opsi lainnya adalah pembangunan Parit Gergaji sepanjang sekitar 300 meter. Pemko juga akan berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai Sumatera II untuk mengkaji tanggul di sepanjang Sungai Babura.
Rico meminta Dinas SDABMBK menuntaskan kajian sebagai dasar perencanaan pembangunan yang didorong pelaksanaannya pada 2027.
Menanggapi keluhan warga PB Selayang 2, Pemko merencanakan pembangunan u-ditch sepanjang sekitar 1,2 kilometer di Jalan Kenanga serta penanganan sebagian saluran Jalan Bunga Wijaya Kesuma. Material pohon tumbang yang menghambat aliran Sungai Babura juga diminta segera dibersihkan.
Selain banjir, warga mengeluhkan penerangan jalan. Rico menginstruksikan perbaikan lampu mati pada tiang yang sudah tersedia dan meminta pemasangan di titik tertentu dilakukan hari itu juga.
“Kalau yang itu langsung dipasang hari ini,” ujarnya.
Dalam dialog tersebut, Rico turut menyampaikan rencana penyediaan 10.000 CCTV di Kota Medan mulai 2027 untuk mendukung pengawasan keamanan lingkungan. Ia menegaskan Sapa Warga menjadi ruang penyampaian keluhan agar kebutuhan masyarakat dapat segera ditindaklanjuti.(m1)