Medan, HunterXNews – Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Kelurahan Nelayan Indah, Kecamatan Medan Labuhan, dimulai Selasa (6/10/2026). Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan dukungan penuh terhadap program Presiden Prabowo Subianto tersebut untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan.
Kawasan ini dirancang memiliki dermaga tambat labuh, fasilitas penyimpanan dingin atau cold storage, akses jalan, serta pelatihan bagi nelayan. Fasilitas tersebut diharapkan meningkatkan nilai jual hasil tangkapan dan memperbaiki distribusi produk perikanan.
“Kami di Pemerintah Kota Medan memastikan akan mendukung penuh Kampung Nelayan Merah Putih ini agar bisa berjalan dengan baik karena ini untuk menyejahterakan para nelayan kita,” ujar Rico.
Menurutnya, pembangunan KNMP harus memberikan manfaat langsung terhadap pendapatan nelayan melalui pengelolaan dan perdagangan hasil laut yang terintegrasi.
Dalam kegiatan tersebut, Pemko Medan juga menyerahkan secara simbolis kartu BPJS Ketenagakerjaan serta bantuan beras kepada nelayan di Lapangan Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan Medan.
Rico menyebut, jumlah nelayan yang mendapat perlindungan BPJS Ketenagakerjaan meningkat dari 1.000 orang pada 2025 menjadi 2.000 orang pada 2026. Pemko Medan menargetkan jumlahnya bertambah menjadi 3.000 orang pada 2027, dari sekitar 9.000 nelayan di Kota Medan.
“Bapak-bapak nelayan yang melaut adalah harapan keluarga, tumpuan istri dan anak-anak. Kalau terjadi sesuatu, jangan sampai keluarga yang ditinggalkan menjadi keluarga miskin baru,” katanya.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Medan Ahmad Untung Lubis menjelaskan, perlindungan bagi 2.000 nelayan tersebut mencakup jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian. Sementara itu, bantuan cadangan pangan beras pemerintah disalurkan kepada 500 nelayan.(m1)