Deli Serdang, HunterXNews — Ada pemandangan berbeda di tengah aksi Aliansi Garda Juang Mahasiswa di DPRD Deli Serdang, Jumat sore (25/09/2026). Papan penanda ruangan Ketua DPRD Deli Serdang, Zakky Shahri, dilaporkan tidak terlihat terpasang di tempatnya.
Dalam foto yang disertakan, tampak sebuah penyangga besi di samping atas pintu ruangan tanpa papan penanda yang menggantung. Bagian tersebut ditandai dengan lingkaran dan panah putih.
Kondisi ini menyisakan pertanyaan: sejak kapan papan tersebut tidak terpasang, apa penyebabnya, dan kapan akan dipasang kembali?
Belum tersedia keterangan dari Sekretariat DPRD ataupun Zakky Shahri mengenai kondisi tersebut.
Pada sore yang sama, mahasiswa menyampaikan tuntutan di depan lobi DPRD Deli Serdang. Mereka menyoroti dugaan persoalan proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), fasilitas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), serta penggunaan APBD.
Aspirasi mereka diterima anggota DPRD Deli Serdang Zul Amri dari Fraksi Golkar, Merry Alfrida Sitepu dari Fraksi Demokrat, dan Herti Sastra Munthe dari Fraksi Gabungan.
Zul Amri menyampaikan bahwa pihaknya menerima aspirasi mahasiswa dan akan memberikan informasi kembali pada Senin (28/09/2026).
Di luar tuntutan proyek tersebut, kondisi papan penanda ruangan menjadi sisi lain yang perlu mendapat penjelasan. Keterangan Sekretariat DPRD diperlukan untuk memastikan penyebabnya sekaligus menjawab pertanyaan tentang keberadaan papan nama itu.(ds1)