Logo
Memuat data pasar...

Masa Depan AI Makin Dekat, Indonesia Siapkan AI Factory 1 GW

Masa Depan AI Makin Dekat, Indonesia Siapkan AI Factory 1 GW

Foto ilustrasi AI.

Jakarta, HunterXNews Perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) terus bergerak cepat dan mulai menyentuh berbagai aspek kehidupan, termasuk dunia kerja, industri kreatif hingga pembangunan infrastruktur teknologi berskala besar.

Mantan Chief Scientist OpenAI, Ilya Sutskever, memprediksi AI di masa depan berpotensi menguasai spektrum pekerjaan manusia yang semakin luas. Pandangan tersebut sekaligus menyoroti pentingnya pengembangan AI yang aman, jujur, dan dapat dikendalikan untuk mengantisipasi risiko besar yang mungkin muncul.

Melalui perusahaan barunya, Safe Superintelligence Inc., Sutskever mendorong pengembangan sistem AI yang mengutamakan keselamatan dan mampu mencegah potensi ancaman eksistensial akibat perkembangan teknologi yang semakin maju.

Di sisi lain, perkembangan AI juga mulai menghadirkan fenomena baru dalam industri hiburan. Karakter AI fotorealistik Tilly Norwood sempat mengalami gangguan saat tampil dalam siaran langsung acara Piers Morgan. Dalam wawancara tersebut, karakter AI itu tiba-tiba berbicara dalam bahasa Mandarin sebelum kembali ke respons normal.

Peristiwa tersebut menjadi gambaran bahwa teknologi AI generatif, meski semakin menyerupai manusia, masih dapat mengalami kesalahan atau respons yang tidak sesuai konteks.

Sementara itu, Indonesia mulai mengambil posisi dalam perkembangan infrastruktur AI global. Pemerintah menyetujui komitmen pembangunan fasilitas komputasi AI berkapasitas hingga 1 gigawatt (GW) di Batang, Jawa Tengah.

Tahap awal proyek tersebut direncanakan memiliki kapasitas sekitar 200 megawatt (MW) dan ditargetkan mulai dibangun pada paruh pertama 2027.

Rangkaian perkembangan tersebut menunjukkan bahwa masa depan AI tidak hanya berkaitan dengan kemampuan mesin menggantikan atau membantu pekerjaan manusia, tetapi juga menyangkut keamanan teknologi, industri kreatif serta kebutuhan energi dan pusat data dalam skala besar.

Dengan semakin besarnya investasi infrastruktur AI, persaingan teknologi global diperkirakan akan semakin bergeser dari sekadar pengembangan perangkat lunak menuju penguasaan komputasi, pusat data, energi, dan sistem AI yang aman.(t1)

Tag Terkait
Link berhasil disalin!
+