Logo
Memuat data pasar...

PKH Terhenti akibat Judol, Warga Medan Adu ke Rico Waas

PKH Terhenti akibat Judol, Warga Medan Adu ke Rico Waas

Suasana Sapa Warga bersama Wali Kota Medan Rico Waas di Kecamatan Medan Baru.

Medan, HunterXNews — Rosmina, warga Kelurahan Merdeka, Kecamatan Medan Baru, mengadukan terhentinya bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) kepada Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas. Menurut pengaduannya, bantuan keluarga dihentikan setelah anak laki-lakinya terdeteksi terlibat judi online.

Keluhan tersebut disampaikan dalam kegiatan Sapa Warga di Jalan Sei Asahan, Sabtu (17/10/2026). Rosmina berharap keluarganya dapat kembali diusulkan menerima bantuan, terutama untuk mendukung kebutuhan anak perempuannya yang masih bersekolah.

Beban ekonomi keluarga semakin berat setelah suaminya terkena pemutusan hubungan kerja (PHK). Kini, sang suami mengumpulkan barang bekas untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Rosmina pun meminta agar anak laki-lakinya dikeluarkan dari Kartu Keluarga (KK), sehingga anggota keluarga lainnya tetap berpeluang mendapatkan bantuan.

Menanggapi aduan itu, Rico Waas meminta Kepala Dinas Sosial Kota Medan Khoiruddin Rangkuti menjelaskan langkah penyelesaian.

Khoiruddin menyampaikan, keluarga dapat mengajukan perbaikan data melalui kelurahan untuk diperbarui dalam Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial-Next Generation (SIKS-NG).

Menurut penjelasannya, langkah yang perlu ditempuh meliputi penutupan rekening yang digunakan untuk aktivitas judol, penonaktifan akun dompet digital terkait, serta pembuatan surat pernyataan. Pemisahan KK juga dapat menjadi opsi agar anggota keluarga yang memenuhi persyaratan diusulkan kembali.

Namun, pengajuan ulang tidak otomatis membuat bantuan kembali cair. Khoiruddin menegaskan, keputusan akhir mengenai kelayakan penerima berada pada Kementerian Sosial.(m1)

Link berhasil disalin!
+