Pekanbaru, HunterXNews — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih terjadi di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) dan Indragiri Hulu (Inhu), Riau. Sebanyak tiga helikopter water bombing (WB) dikerahkan untuk mempercepat pemadaman.
Kepala BPBD dan Damkar Provinsi Riau, Edy Afrizal, mengatakan di Inhil, karhutla terjadi di Desa Semambu, Kecamatan Gaung. Kebakaran di lahan gambut tersebut sempat berhasil dijinakkan, namun titik api kembali muncul.
“Untuk di Inhil hari ini dikerahkan satu unit heli WB. Pemadaman dilakukan sejak pagi,” kata Edy, Sabtu (19/9/2026).
Sementara di Inhu, karhutla terjadi di wilayah Kuala Cenaku. Dua helikopter WB dikerahkan karena titik api masih terpantau. Pemadaman sebelumnya telah dilakukan melalui jalur darat oleh tim gabungan TNI, Polri dan BPBD, serta melalui udara.
Selain pemadaman langsung, Satgas Udara juga melakukan operasi modifikasi cuaca (OMC). Pada Jumat (18/9/2026), sebanyak empat sortie dilakukan menggunakan pesawat Cessna Caravan 208 milik BNPB dengan menyemai sekitar 1.000 kilogram natrium klorida (NaCl) ke awan yang berpotensi hujan.
Edy menyebut hujan turun di sejumlah wilayah Riau, termasuk Tembilahan dan Rengat. Namun, hujan belum merata di lokasi karhutla. Di Kuala Cenaku tidak turun hujan, sementara di Desa Semambu hanya terjadi hujan tipis.
OMC kembali dilakukan pada Sabtu (19/9/2026). Hingga sore, tiga sortie telah dilaksanakan dan masih dimungkinkan ditambah apabila terdapat awan potensial.
“Diharapkan hujan kembali turun merata di Riau, sehingga karhutla benar-benar padam,” ujar Edy.(dp1)