Beranda / HunterXNews Deli Serdang / Puluhan Tahun Vakum, Adhi Tiruvilla Maha Puja Kembali Digelar

Puluhan Tahun Vakum, Adhi Tiruvilla Maha Puja Kembali Digelar

Wabup Deli Serdang Lom Lom Suwondo menghadiri Adhi Tiruvilla Maha Puja di Shri Mariamman Kuil, Sunggal.

Deli Serdang, HunterXNews – Setelah sempat vakum selama puluhan tahun, tradisi keagamaan Hindu Adhi Tiruvilla Maha Puja kembali digelar di Shri Mariamman Kuil, Desa Sei Semayang, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, Minggu (9/8/2026).

Kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo, SS, yang menilai keberadaan umat Hindu menjadi bagian penting dari kekayaan budaya, spiritual, dan keberagaman masyarakat Deli Serdang.

Lom Lom mendorong agar tradisi keagamaan tersebut terus dilestarikan dan dikembangkan sebagai bagian dari upaya memperkuat persaudaraan serta menjaga kerukunan antarumat beragama.“Iman adalah sesuatu yang mempersatukan kita dalam doa dan mempersatukan kita dalam kebajikan,” ujar Lom Lom.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada umat Hindu yang konsisten menjaga nilai agama dan budaya di Shri Mariamman Kuil.Sementara itu, Ketua Shri Mariamman Kuil, Wijai, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya menghidupkan kembali aktivitas keagamaan di kuil yang telah berdiri sejak 1881.

Setelah puluhan tahun vakum, kepengurusan baru dibentuk bersama sejumlah tokoh dan keluarga pendiri kuil. Aktivitas keagamaan yang kembali berjalan turut meningkatkan partisipasi umat.

“Kalau dulu hanya beberapa orang yang beribadah, sekarang kegiatan rutin Jumat dan Minggu bisa diikuti sekitar 80 sampai 150 orang,” kata Wijai.Menurutnya, kegiatan tersebut bertujuan menyatukan umat Hindu, meningkatkan kepedulian, serta bersama-sama menjaga keberadaan rumah ibadah dan tradisi keagamaan.

Kegiatan turut dihadiri Camat Sunggal, Kapolsek Sunggal, Danramil Sunggal, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta umat Hindu.

Editor : Hanter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!