Beranda / HunterXNews Nasional / Erupsi Gunung Sinabung Ganggu Penerbangan Kualanamu, 20 Penerbangan Dibatalkan

Erupsi Gunung Sinabung Ganggu Penerbangan Kualanamu, 20 Penerbangan Dibatalkan

Aktivitas operasional penerbangan di Bandara Internasional Kualanamu.

Deli Serdang, HunterXNews Erupsi Gunung Sinabung sejak Minggu (30/8/2026) berdampak terhadap operasional penerbangan dari dan menuju Bandar Udara Internasional Kualanamu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.

Hingga Senin (31/9/2026), sebanyak 20 penerbangan dari dan menuju Bandara Kualanamu tercatat dibatalkan. Sejumlah penerbangan lainnya mengalami keterlambatan dan penyesuaian jadwal akibat dampak sebaran abu vulkanik Gunung Sinabung.

Jumlah penerbangan terdampak masih dinamis dan dapat berubah mengikuti perkembangan sebaran abu vulkanik serta keputusan operasional masing-masing maskapai.

Jika dihitung sejak Minggu (30/8/2026), total sementara penerbangan yang telah diinformasikan batal dari dan menuju Kualanamu mencapai 21 penerbangan.

Bandara Kualanamu Sempat Ditutup Sementara

Sebagai langkah untuk menjaga keselamatan penerbangan, AirNav Indonesia melalui NOTAM A3250/26 menginformasikan penutupan sementara aerodrome Bandar Udara Internasional Kualanamu pada Senin (31/9/2026).

Penutupan sementara tersebut berlaku mulai pukul 10.50 WIB hingga 12.45 WIB akibat dampak abu vulkanik Gunung Sinabung.

Informasi mengenai penutupan maupun operasional bandara bersifat dinamis dan dapat diperbarui sesuai perkembangan kondisi terkini.

PT Angkasa Pura Aviasi bersama seluruh stakeholder terkait terus melakukan koordinasi dan pemantauan intensif terhadap kondisi di lapangan.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan setiap keputusan operasional penerbangan tetap mengutamakan aspek keselamatan dan keamanan.

Keselamatan Penumpang Jadi Prioritas

Plt Director of Operation & Services PT Angkasa Pura Aviasi Bandar Udara Internasional Kualanamu, Dedy Sri Cahyono, mengatakan keselamatan pengguna jasa dan seluruh aktivitas penerbangan menjadi prioritas utama perusahaan.

“Keselamatan dan keamanan penerbangan menjadi prioritas utama kami. Bersama seluruh stakeholder dan pemangku kepentingan terkait, kami terus melakukan koordinasi serta memantau perkembangan kondisi terkini,” ujarnya.

Menurutnya, penyesuaian operasional penerbangan akan dilakukan sesuai kebutuhan dengan tetap mengacu pada aspek keselamatan penerbangan.

Dedy menambahkan, koordinasi dengan seluruh pihak terkait akan terus dilakukan hingga kondisi operasional penerbangan di Bandara Kualanamu kembali normal.

Penumpang Diminta Cek Status Penerbangan

PT Angkasa Pura Aviasi mengimbau calon penumpang yang memiliki jadwal penerbangan dari maupun menuju Bandara Kualanamu untuk tidak langsung berangkat ke bandara sebelum memastikan kembali status penerbangannya.

Penumpang diminta secara berkala mengecek informasi melalui kanal resmi maskapai masing-masing, terutama di tengah kondisi sebaran abu vulkanik Gunung Sinabung yang masih dapat berubah.

Masyarakat juga diharapkan mengikuti pembaruan resmi mengenai operasional penerbangan dari pihak bandara, maskapai, otoritas penerbangan, dan stakeholder terkait.

PT Angkasa Pura Aviasi menyatakan akan terus menyampaikan perkembangan terbaru sesuai kondisi di lapangan dan informasi dari otoritas terkait.(hanter)

HUNTERXNEWS — Membur Fakta, Menyajikan Berita.
Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!