Enam siswa SMA Negeri 1 Lubuk Pakam mendapat pemeriksaan di Klinik Daffina dr. Dewi Wulansari setelah mengalami keluhan sakit perut, Rabu (2/9/2026).
Deli Serdang, HunterXNews — Enam siswa SMA Negeri 1 Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, mendapat perawatan di Klinik Daffina dr. Dewi Wulansari setelah mengalami keluhan sakit perut pada Rabu (2/9/2026).
Keluhan tersebut sempat menimbulkan pertanyaan di kalangan siswa dan orang tua, terutama mengenai dugaan apakah sakit perut yang dialami para siswa berkaitan dengan program Makanan Bergizi Gratis (MBG).
Namun, hingga saat ini belum ada kepastian medis bahwa sakit perut enam siswa SMA Negeri 1 Lubuk Pakam disebabkan oleh MBG.
Guru yang mendampingi para siswa, Afifah, mengatakan keenam siswa sebelumnya telah mendapatkan penanganan di Unit Kesehatan Sekolah (UKS) SMA Negeri 1 Lubuk Pakam.
Setelah mendapat arahan dari kepala sekolah, para siswa kemudian dibawa ke Klinik Daffina dr. Dewi Wulansari untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Afifah menyebut, berdasarkan informasi yang diterimanya, para siswa sudah mengeluhkan sakit perut sebelum mengonsumsi makanan dari program MBG.
Namun, keterangan tersebut berbeda dengan pengakuan salah seorang siswa dan keluarganya.
Salah seorang siswa, Aulia, siswi kelas X, mengaku mulai merasakan sakit perut saat berada di sekolah pada pagi hari.
Sementara itu, pihak keluarga Aulia menyampaikan bahwa keluhan sakit perut dirasakan setelah Aulia mengonsumsi makanan MBG.

Adanya perbedaan keterangan tersebut membuat penyebab sakit perut yang dialami para siswa belum dapat dipastikan.
Karena itu, dugaan keterkaitan dengan MBG masih perlu dibuktikan melalui pemeriksaan medis, bukan hanya berdasarkan waktu munculnya keluhan.
Dokter jaga di Klinik Daffina dr. Dewi Wulansari mengatakan pihaknya belum dapat memastikan penyebab sakit perut yang dialami keenam siswa.
Sampel darah para siswa telah diambil dan pemeriksaan masih berlangsung.
Menurut pihak klinik, kesimpulan mengenai penyebab keluhan baru dapat ditentukan setelah hasil pemeriksaan keluar dan dievaluasi oleh dokter yang menangani.
Dengan demikian, hingga saat ini belum dapat disimpulkan bahwa keenam siswa mengalami sakit akibat mengonsumsi MBG.
Saat awak media mendatangi SMA Negeri 1 Lubuk Pakam, petugas keamanan di lokasi menyampaikan bahwa tidak ada siswa yang sakit maupun kejadian yang berkaitan dengan MBG.
Namun, berdasarkan penelusuran awak media, ditemukan adanya enam siswa dari SMA Negeri 1 Lubuk Pakam yang mendapatkan perawatan di Klinik Daffina dr. Dewi Wulansari.
Hingga berita ini diterbitkan, penyebab pasti sakit perut keenam siswa tersebut masih belum diketahui.
Apakah keluhan itu berkaitan dengan MBG atau disebabkan kondisi kesehatan lainnya, masih menunggu hasil pemeriksaan medis.(hm)






